Isu Komersialisasi Budaya Yang Terjadi
Di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki
keanekaragaman budaya, hal ini
dikarenakan Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang dimana
masing-masing suku bangsa tersebut memiliki keunikan dan adat istiadat
tersendiri, seperti corak batik khas
Yogyakarta yang bernama Batik Parang yang memiliki filosofi tersendiri di
dalamnya, corak batik ini membentuk huruf ”S” yang digambar secara berkaitan
satu sama lain dan membentuk diagonal miring layaknya lereng gunung, tetapi
seiring berkembangnya zaman dan pengaruh globalisasi, banyak tindakan yang
menyebabkan terkikis nya arti dan filosofi
suatu budaya, seperti
tindakan komersialisasi, komersalisasi dilakukan oleh sebagian orang
untuk menarik perhatian masyarakat terhadap suatu produk yang di dalam nya
berisi corak budaya tetapi dimodifikasi sesuai kebutuhan pasar dan bertujuan
untuk menguntungkan suatu produk dengan mengorbankan arti dan
makna budaya di dalamnya, sehingga hal tersebut dapat merugikan generasi muda
dan sebagian individu yang belum mengenal arti dan makna budaya asli yang
sebenarnya. Komersialisasi budaya ini juga menyebabkan perubahan sosial dalam
masyarakat, seperti cara pandang suatu masyarakat terhadap produk yang dipakai
masyarakat lain, sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih produk yang
telah dimodifikasi dari pada produk yang di buat asli dari suatu daerah
tertentu yang didalam nya terdapat arti
dan makna budaya yang masih terjaga.
Komersialisasi budaya telah banyak ditemukan di lingkungan
sekitar kita, contohnya seperti baju batik yang dimodifikasi dengan tambahan
logo sepak bola eropa lalu diperjual belikan di pasar-pasar swalayan dan
tradisional, hal ini menjadi
permasalahan karena dapat menyebabkan banyak pihak khusunya generasi
muda dan anak-anak yang akan kurang mengenal budaya asli
Indonesia, pandangan terhadap suatu produk juga akan berbeda, mereka akan
melihat produk tersebut karena terdapat logo sepak bola eropa dari pada corak
batik yang ada di dalamnya
Pendapat saya mengenai isu budaya ini yaitu, menurut saya
masih banyak cara untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Indonesia tanpa harus mengorbankan makna atau esensi dari budaya aslinya, seperti dengan melakukan
akulturasi budaya sesama bangsa Indonesia, contohnya menambahkan tokoh-tokoh legenda dari Indonesia seperti, (Pandawa 5, Wayang, Burung Garuda, Pahlawan Nasional), hal ini dapat
menambah nilai pengetahuan bagi masyarakat khususnya generasi muda bahwa masih
banyak budaya serta keunikan bangsa Indonesia yang belum diketahui, serta
menambah perpaduan nilai tradisional bangsa Indonesia sehinga akan lebih menarik.






No comments:
Post a Comment